2 Cara Mudah untuk Reset HP Xiaomi

Reset HP Xiaomi

Meski sekarang sudah zaman yang berkelimang dengan teknologi canggih, namun masih ada beberapa pengguna mengalami eror di HP Xiaomi milik mereka. Terkadang, salah satu penyebabnya yaitu, membutuhkan pengaturan awal pabrik atau dikenal dengan istilah “reset”. Untuk cara reset HP Xiaomi ada 2 langkah mudah yang paling sering digunakan, berikut ulasannya:

Melakukan Factory Reset HP Xiaomi

Factory reset HP Xiaomi berarti bahwa Kamu akan mengembalikan pengaturanya pada setelan pabrik awal. Nah, cara ini dilakukan dengan tanpa menggunakan kombinasi antara beberapa tombol di smartphone tersebut.

Untuk melakukan factory reset ini, hal pertama yang harus Kamu lakukan adalah membuka menu “pengaturan” yang ada di dalam perangkat. Selanjutnya, pengguna disarankan untuk memilih tombol “setelan tambahan”  untuk memulai proses pencadangan dan penyetelan ulang secara bertahap.

Setelah itu, Kamu harus memilih opsi “kembalikan ke setelan pabrik” dan selanjutnya melakukan konfirmasi dengan menghapus seluruh data dan pengaturan di smartphone. Dengan begitu, perangkat akan segera melakukan reset. Tunggulah prosesnya hingga selesai sekitar 10 menit.

Cara Melakukan Hard Reset

Berbeda dengan cara sebelumnya, pada konteks ini hard reset HP Xiaomi memungkinkan pengguna untuk mengembalikan setelan pabrik ponsel mereka pada asalnya, dengan menggunakan kombinasi tombol pada tepi ponsel.

Untuk memulai proses reset, langkah pertama yang harus dilakukan yakni matikan ponsel. Selanjutnya, silahkan Kamu memasuki pilihan menu recovery dengan melakukan penekanan tombol volume up beserta power secara bersamaan dan tahanlah hingga beberapa detik saja.

Kemudian, ponsel dengan sendirinya akan memasuki pilihan menu Mi Recovery dan silakan Kamu memilih bahasa Inggris untuk mempermudah prosesnya. Setelah itu, pilihlah “wipe data” dan klik ok. Maka, selanjutnya proses reset data segera dimulai dan tunggu reset HP sampai selesai.

Itulah tutorial dan sedikit pembahasan tentang cara reset HP Xiaomi. Perlu diperhatikan, jika Kamu menggunakan kedua cara di atas pastikan semua data telah di backup. Baik itu di taruh di komputer, memori ponsel ataupun ke dalam MI-Cloud. Dengan begitu, beberapa data penting tidak akan hilang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *